Tuesday, April 23, 2013

GERBANG LOGIKA OR

GERBANG LOGIKA OR
Gerbang logika OR akan memberikan keluaran 1 jika salah satu dari masukannya pada keadaan 1. Jika diinginkan keluaran bernilai 0, maka semua masukan harus dalam keadaan 0.
Gambar 1. Ilustrasi gerbang OR
Gerbang OR disebut juga sebagai gerbang “setiap atau semua”. Gambar 1 mengilustrasikan gagasan gerbang OR. Lampu DC akan menyala bila saklar A atau saklar B tertutup. Lampu juga akan menyala bila baik saklar A maupun saklar B tertutup. Lampu DC tidak akan menyala bila kedua saklar (A dan B) terbuka. Semua kombinasi kemungkinan keadaan saklar A dan B ditunjukkan pada table 1.
Tabel 1. Tabel kebenaran
Saklar masukan
Nyala keluaran
B
A
Lampu DC
Buka
Buka
Mati
Buka
Tutup
Menyala
Tutup
Buka
Menyala
Tutup
Tutup
Menyala
Gambar 2. Simbol gerbang OR
Simbol logika standar untuk gerbang OR digambarkan pada Gambar 2. Perhatikan perbedaan bentuk gerbang OR dengan gerbang AND.
Tabel 2. Tabel kebenaran gerbang OR
B
A
Y
0
0
0
0
1
1
1
0
1
1
1
1
0 = tegangan rendah; 1 = tegangan  tinggi
Tabel kebenaran untuk gerbang OR 2-masukan ini ditunjukkan pada Tabel 2. Masukan-masukan ditunjukkan sebagai digit biner (bit). Perlu  kita perhatikan bahwa keluaran akan menjadi 1 hanya bila salah satu atau kedua masukan A dan B adalah 1. Biner 0 didefinisikan sebagai suatu tegangan RENDAH atau tegangan tanah (ground). Biner 1 didefinisikan sebagai tegangan TINGGI.

0 comments: